Conor Gallagher Atletico Madrid Gagal Tampil Maksimal di Musim Pertama
balbalan.id Conor Gallagher mengawali kariernya bersama Atletico Madrid pada musim panas 2024 dengan harapan besar. Klub asal Spanyol itu memboyongnya dari Chelsea dengan banderol tinggi, yakni sebesar 42 juta Euro. Namun, Gallagher gagal memenuhi ekspektasi para pendukungnya di Wanda Metropolitano.
Pelatih Diego Simeone beberapa kali menurunkan Gallagher di posisi yang kurang nyaman. Ia sering bermain di sisi kiri lini tengah, posisi yang tidak sesuai dengan gaya bermain aslinya. Akibatnya, performa Gallagher terlihat tidak konsisten sepanjang musim. Ia hanya memulai separuh pertandingan La Liga sebagai starter dan hanya tampil di 40% laga Liga Champions.
Baca Juga :
>> Gonzalo Garcia, Bintang Muda Real Madrid yang Bersinar di Piala Dunia Antarklub 2025
>> Rodri Kembali Perkuat Manchester City Usai Cedera, Siap Angkat Moral Tim
Atletico Madrid Bersikap Kontradiktif
Meski Atletico Madrid secara terbuka menyatakan bahwa mereka tidak ingin menjual Gallagher, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Klub justru membuka pintu lebar-lebar untuk semua tawaran yang masuk, asalkan nilainya sesuai dengan harapan mereka.
Sumber terpercaya mengungkapkan bahwa manajemen Atletico mempertimbangkan melepas Gallagher jika ada klub yang berani membayar setidaknya 50 juta Euro. Mereka melihat peluang untuk mendapatkan keuntungan dari pemain yang belum sepenuhnya bersinar.
Di sisi lain, agen Gallagher mulai aktif mencari jalan keluar. Ia secara langsung menawarkan kliennya ke lima klub besar Premier League, yaitu Aston Villa, Arsenal, Tottenham, Manchester United, dan Newcastle United. Langkah ini menunjukkan bahwa pihak pemain juga ingin menemukan klub yang bisa memberikan jaminan menit bermain reguler.
Persaingan Internal Memperburuk Situasi Conor Gallagher Atletico Madrid
Situasi Gallagher semakin rumit setelah Atletico Madrid mendatangkan dua gelandang baru, Alex Baena dan Johnny Cardoso. Kehadiran keduanya memperketat persaingan di sektor tengah, yang membuat peluang Gallagher untuk tampil sebagai starter makin tipis.
Jika Gallagher tetap bertahan, maka ia harus bersaing dengan gelandang-gelandang muda dan enerjik lain yang kini menjadi andalan Simeone. Di sisi lain, bila ia ingin kembali tampil reguler, maka pindah ke klub lain menjadi opsi yang paling realistis.
Tantangan Transfer: Harga Tinggi dan Performa Biasa Saja
Meski performanya di musim pertama tidak terlalu menonjol, Atletico tetap menetapkan harga yang tinggi bagi peminat Gallagher. Hal ini membuat beberapa klub berpikir dua kali sebelum mengajukan penawaran resmi. Apalagi, banyak klub Inggris kini sangat berhati-hati dalam melakukan belanja pemain setelah regulasi FFP (Financial Fair Play) semakin ketat.
Namun, jika salah satu klub Premier League melihat potensi besar dalam diri Gallagher, maka mereka mungkin bersedia memenuhi permintaan Atletico. Gallagher sendiri menunjukkan semangat besar untuk kembali ke Inggris dan membuktikan kualitasnya di panggung tertinggi Premier League.
Kesimpulan
Conor Gallagher Atletico Madrid kini menghadapi dilema besar dalam karier profesionalnya. Ia berada dalam situasi yang tidak ideal di Atletico Madrid, sementara opsi kembali ke Inggris mulai terbuka. Dengan banderol tinggi dan performa yang belum meyakinkan, Gallagher harus memutuskan apakah ia akan terus berjuang di Spanyol atau menerima tantangan baru di Premier League.
Situasi ini bisa berubah dengan cepat, terutama jika ada klub yang bersedia memenuhi harga yang diminta Atletico. Yang jelas, saga transfer Conor Gallagher masih jauh dari kata selesai.
Baca Juga :
>> Inter Milan vs River Plate: Laga Penentu Juara Grup E Piala Dunia Antarklub 2025
>> Roony Bardghji: Wonderkid Swedia Incaran Barcelona yang Bersinar di Liga Champions

2 thoughts on “Conor Gallagher di Ambang Kepindahan: Atletico Madrid Siap Lepas Jika Tawaran Cocok”